Pantangan Penting untuk iPhone dan iPad yang Sudah Dijailbreak

Bagi kalian yang baru saja melakukan Jailbreak iPhone, iPad, hingga iPod touch dan belum mengetahui secara pasti seluk beluk tentang iPhone, pada postingan kali ini Admin akan membagikan pantangan dan hal-hal apa saja yang sangat tidak direkomendasikan untuk kalian lakukan setelah melakukan Jailbreaking.


Apabila kalian melanggar atau tidak sengaja melakukan salah satu pantangan di bawah ini, maka konsekwensinya iPhone berisiko kehilngan data-datanya yang belum sempat dibackup hingga akses jailbreak itu sendiri.


Kalau begitu langsung saja simak ulasannya berikut ini.

Tidak Boleh Direset Pengaturan Pabrik dan Update iOS

Jailbreak sendiri merupakan proses memodifikasi file sistem, sehingga melakukan reset ke pengaturan pabrik atau melakukan update iOS, dapat menyebabkan kesalahan yang dapat berakibat fatal, yaitu iPhone, iPad, atau iPod touch akan mengalami bootloop alias stuck di logo Apple.

Untuk memperbaikinya, kalian harus melakukan Restore (Recovery Mode) via iTunes di komputer atau Finder (Mac), yang menyebabkan data-data pada iPhone akan hilang (jika belum dibackup) serta kehilangan akses jailbreak (apabila belum tersedia pada iOS versi terbaru).

Jangan Menghapus Tweak Bawaan Jailbreak

Setelah melakukan Jailbreak, kalian akan menemukan beberapa tweak bawaan jailbreak itu sendiri, seperti contoh Shell-cmds, Cydia Installer, iPhone Firmware, dan lain sebagainya.

Menghapus tweak-tweak bawaan tersebut berisiko menghapus aplikasi Manajemen Jailbreak seperti Cydia hingga menyebakan terjadinya bootloop, jadi sangat disarankan untuk membiarkan tweak-tweak bawaan jailbreak tersebut, tak terkecuali kalian tahu dengan apa yang akan dihapus.

Jangan Menghapus File Sistem iPhone

Setelah melakukan jailbreak biasanya kita akan menginstall tweak File Manager seperti Filza File Manager agar dapat mengakses dan mengatur file-file pada iPhone termasuk file sistem.

Khususnya dalam mengakses file sistem iPhone, berhati-hatilah agar tidak salah menghapus file secara sembarangan, sebab salah menghapus file sistem dapat menyebabkan iOS pada iPhone mengalami masalah hingga kerusakan serius.

Menginstall Tweak Sembarangan / Tidak Kompatibel

Sangat disarankan untuk melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum menginstall sebuah tweak, sebab menginstall tweak secara sembarang yang tidak kompatibel dengan versi iOS yang sedang digunakan atau yang tidak jelas asal-usulnya, dapat berpotensi menyebabkan iPhone mengalami bootloop hingga terinfeksi malware.

Menggunakan Aplikasi Banking atau Sensitif Lainnya

Bukan berarti tidak boleh, namun sangat tidak disarankan untuk tidak menggunakan aplikasi banking atau sensitif lainnya pada perangkat yang telah dijailbreak, sebab akan meningkatkan risiko keamanan seperti kebocoran data.

Kesimpulan...

Meskipun jailbreak sendiri dilarang keras oleh Apple karena dapat menyebabkan masalah yang tidak diinginkan, namun selama kita mengerti dan mengenali dengan baik apa saja fungsi-fungsi serta manfaat dari jailbreaking, maka semua risiko dapat dengan mudah diminimalisir.